SUNDAY, 10 JULY 2011 18:21
JEURAM - Sebagian masyarakat di wilayah Kabupaten Nagan Raya, sejak sepekan terakhir mengeluhkan dengan banyaknya kabut asap yang menyelimuti pemukiman mereka. Pasalnya aksi pembakaran hutan terus terjadi, sehingga warga sulit bernafas dan tak nyaman dalam melaksanakan tugas sehari-hari.
Seorang warga Nagan Raya, Tgk Dun, mengaku dampak pembakaran lahan yang terjadi di Nagan Raya juga ikut dirasakan sebagian besar masyarakat di Kota Meulaboh, Aceh Barat. Di kabupaten ini, kabut asap yang terjadi pada malam hari juga membuat warga sulit mendapatkan udara segar, serta menyebabkan iritasi mata karena kepulan asap yang terjadi.
"Kabut asap yang menyelimuti Kecamatan Seunagan Timur, Seunagan, serta Suka Makmue kini semakin parah. Bahkan hingga kemarin belum terlihat tanda-tanda akan segera berakhir. Apalagi kawasan itu kini kembali masih dilanda musim kemarau, sehingga pembakaran lahan yang terjadi sangat sulit dihentikan," katanya, tadi sore.
Sementara itu, Agus, seorang warga Kota Meulaboh, Aceh Barat, mengatakan kabut asap yang terjadi sejak beberapa hari terakhir di wilayah itu dirasakan warga sangat berpengaruh bagi kesehatan. Karena kabut asap yang terjadi kala malam hari itu membuat warga tak nyaman beristirahat dan terpaksa menyalakan kipas angin, guna menghilangkan kabut yang menyelimuti kawasan itu.
Ia berharap kepada pihak terkait supaya segera melakukan penanganan guna menghentikan pembakaran lahan yang kini mulai marak terjadi, sehingga aktivitas dan kesehatan warga tak ikut terganggu.
Sumber waspada.co.id
Tampilkan postingan dengan label dampak pembakaran lahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dampak pembakaran lahan. Tampilkan semua postingan
Kamis, 04 Agustus 2011
Senin, 01 Agustus 2011
Kabut asap, warga terserang ISPA
MONDAY, 13 JUNE 2011 21:05
JEURAM - Puluhan masyarakat di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, mulai terserang penyakit infeksi saluran pernafasan (Ispa) sehubungan dengan meluas dan meningkatnya kabut asap di wilayah itu, akibat pembakaran lahan yang kini masih terus terjadi.
Pj Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya, Tien Saniatin, mengatakan, penyerangan penyakit infeksi saluran pernafasan yang dialami oleh sebagian besar masyarakat di Kecamatan Darul Makmur itu, akibat pembakaran yang selama ini terjadi.
Menurutnya, penyakit Ispa yang kini terjadi bagi masyarakat itu belum dalam tahap yang mengkhawatirkan, karena masih dalam kategori biasa dan masih mampu ditangani oleh petugas medis yang berada di Puskesmas, guna diberikan obat-obatan serta bentuk penanganan lainnya.
Gejala yang ditimbulkan dari penyakit Ispa itu bagi kalangan masyarakat, kata Tien Saniatin, seperti gangguan tenggorokan, sulit bernafas, batuk, serta gejala gangguan lainnya. Namun setelah diberikan obat-obatan, pasien yang berobat itu langsung diperbolehkan pulang ke rumah guna dilakukan rawat jalan.
Sumber Waspada.co.id
JEURAM - Puluhan masyarakat di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, mulai terserang penyakit infeksi saluran pernafasan (Ispa) sehubungan dengan meluas dan meningkatnya kabut asap di wilayah itu, akibat pembakaran lahan yang kini masih terus terjadi.
Pj Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya, Tien Saniatin, mengatakan, penyerangan penyakit infeksi saluran pernafasan yang dialami oleh sebagian besar masyarakat di Kecamatan Darul Makmur itu, akibat pembakaran yang selama ini terjadi.
Menurutnya, penyakit Ispa yang kini terjadi bagi masyarakat itu belum dalam tahap yang mengkhawatirkan, karena masih dalam kategori biasa dan masih mampu ditangani oleh petugas medis yang berada di Puskesmas, guna diberikan obat-obatan serta bentuk penanganan lainnya.
Gejala yang ditimbulkan dari penyakit Ispa itu bagi kalangan masyarakat, kata Tien Saniatin, seperti gangguan tenggorokan, sulit bernafas, batuk, serta gejala gangguan lainnya. Namun setelah diberikan obat-obatan, pasien yang berobat itu langsung diperbolehkan pulang ke rumah guna dilakukan rawat jalan.
Sumber Waspada.co.id
Langganan:
Postingan (Atom)