Rabu, 30 Maret 2011

Pegawai tak Masuk Kantor, Ketua DPRK Nagan Raya Mengamuk

Sat, Feb 19th 2011, 09:20

JEURAM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya, Samsuardi, Jumat (18/2) sekitar pukul 11.00 WIB mengamuk gedung dewan setempat. Pasalnya, sejumlah pegawai termasuk Sekwan saat itu tak berada di ruangan kerja. Samsuardi yang biasa dipanggil Juragan itu marah besar, karena banyak masyarakat yang berurusan di sekretariat itu tak terlayani.

Sebelum mengamuk, Samsuardi yang sebelumnya berada di ruangan kerjanya, menerima aporan dari masyarakat yang ingin mengurus berbagai keperluan, tapi tak terlayani karena tak ada Sekwan. Karena itu, Juragan bergegas mendatangi satu per satu ruang kerja para Kabag dan Sekwan yang dijabat oleh Husaini. Ternyata benar. Para petugas itu tidak berada di ruangan kerjanya. Sedangkan sejumlah pegawai lainnya juga keluyuran di luar kantor. Samsuardi langsung mengamuk dan sempat mengeluarkan kata-kata yang menyiratkan kekesalannya. Mengingat PNS yang dibutuhkan untuk mengurus administrasi, justru tak berada di kantor untuk menjalankan tugasnya sesuai dengan fungsi dan wewenang.

Kepada Serambi, Samsuardi mengatakan, bahwa dirinya akan meminta Bupati Nagan Raya, Drs HT Zulkarnaini, supaya menindak tegas para pegawai negeri sipil yang sangat malas masuk kerja itu. Karena akibat tak masuk kantor dan keluyuran di luar kantor saat jam kerja, membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi terbengkalai. “Pemkab Nagan Raya harus bertindak, jangan biarkan PNS yang malas untuk tak masuk kerja, karena gaji mereka yang dibayar itu untuk melayani masyarakat, dan bukannya keluyuran dan tak masuk kantor seenaknya,”tegas Juragan. Secara terpisah, Wabup M Kasem Ibrahim, yang dikonfirmasi Serambi sore kemarin membenarkan bahwa kedisiplinan para PNS di jajaran Pemkab setempat sangat menurun dan terkesan malas dalam melaksanakan tugas. Meski telah berulang kali diperingatkan, akan tetapi prilaku para pegawai tetap tidak berobah.

Meski demikian, ia mengaku akan menindaklanjuti hal tersebut sehingga ke depan para PNS tak lagi malas dalam bekerja dan akan diberikan sanksi tegas. Menyangkut dengan tak masuknya kantor Sekwan Husaini selama ini, Wabup M Kasem mengaku pejabat tersebut untuk sementara memang tak masuk kantor dikarenakan sedang mengalami musibah, karena orangtua yang bersangkutan meninggal dunia.(edi)

Sumber : Serambinews.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar